Minggu, 30 Juli 2017

Juli 30, 2017

DOMINO 99



Berantas Pengedaran Narkoba, Wali Kota Jadi Sasaran Tembak Mati Di Filipina

Tidak main-main Duterte kembali lagi menegaskan bahwa aksinya memberantas narkoba di Filipina. Kini seorang walikota tewas akibat terjaring dalam perdagangan narkotika ilegal di Pulau Mindanao, Filipina.

Parojinog masuk dalam daftar tersangka teroris yang dibuat Presiden Rodrigo Duterte. Dia merupakan wali kota ketiga yang terbunuh atas nama perang melawan narkoba yang dikampanyekan pemerintah.

Domino 99 - Berantas Pengedaran Narkoba, Wali Kota Jadi Sasaran Tembak Mati Di Filipina
Domino 99 - Polisi menggerebek rumah Wali Kota Ozamiz itu setelah menerima surat perintah. Sempat terjadi baku tembak antara polisi dan tersangka sebelum akhirnya dia dan istrinya tewas tertembak. Domino 99

"Polisi disambut dengan serbuan tembakan ketika tiba di rumahnya. Hal itu mendorong polisi untuk membalas," kata kepala polisi Mindanao Utara, Timoteo Pacleb, seperti dilansir dari laman Reuters, Minggu (30/7).

Pacleb menambahkan dalam rumah Parajinog ditemukan beberapa senjata api dan pil metamfetamin yang belum ditentukan jumlahnya.

Selain Parajinog, Wali Kota Albuera di Leyte juga tewas dalam sel tahanan setelah terlibat baku tembak dengan polisi pada November lalu. Kemudian, wali kota di Mindanao selatan juga ikut tewas ditembak pada Oktober karena diduga kuat terlibat perdagangan obat-obatan terlarang.

Duterte merupakan pemimpin negara dikenal sangat tegas jika itu berkaitan dengan kasus narkoba di negaranya. Dia tak henti-hentinya menyerukan perang terhadap narkoba dan tak segan-segan membunuh siapa pun yang terlibat dengan obat-obatan terlarang.

Presiden yang sering dikritik kebijakannya itu memiliki buku berisi daftar nama 3.000 pejabat yang diduga terlibat narkoba.





0 komentar:

Posting Komentar