Jumat, 04 Agustus 2017

Agustus 04, 2017

DOMINO 99



Seorang Ibu Tertipu Uang Senilai 214 Juta Oleh Pria Asing Lewat Akun Facebook

Berkenalan dengan seorang pria asal London seorang Ibu berusia 34 tahun tertipu lewat akun media sosial facebook. Pasalnya DS berkenalan dengan pria yang mengaku tinggal di London, Inggris. Tertarik rayuan maut, DS mengirimkan dana senilai Rp 214,17 Juta kepada pria yang tidak dikenal sebelumnya tersebut.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial DS (34) kena tipu kenalannya melalui media sosial Facebook yang mengaku berdomisili di London, Inggris. Terbujuk rayuan, DS mengirim uang Rp 214,7 juta kepada teman dunia maya itu.

"Uang itu ditransfer korban secara bertahap untuk biaya pengambilan hadiah dari teman korban yang mengaku asal London," ujar Wakapolresta Polresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata , Jumat (4/8).

Domino 99 - Seorang Ibu Tertipu Uang Senilai 214 Juta Oleh Pria Asing Lewat Akun Facebook
Domino 99 - Peristiwa itu terjadi berawal dari perkenalan dengan pria yang mengaku bernama Collins Jason. Setelah komunikasi via Facebook, mereka terlibat pembicaraan akrab. Sampai akhirnya Collins menyatakan akan memberikan hadiah kepada korban. Domino 99

Awalnya, korban menolak pemberian itu tapi Collins terus mendesak akan memberikannya sebagai hadiah tanda persahabatan. Menurut Collins, hadiah itu akan dikirimnya dari London ke Indonesia melalui UK Expres.

Beberapa hari kemudian, ada orang yang mengaku dari UK Expres Jakarta menelepon korban. Dengan berbagai macam alasan UK Expres meyakinkan korban bahwa barang yang dimaksud sudah sampai dan dikenakan berbagai biaya.

Hanya melalui telepon, korban merasa yakin dan mengirim uang dengan beberapa kali transfer. Namun akhirnya korban baru menyadari sudah tertipu dan kemudian melaporkan peristiwa ini guna pengusutan lebih lanjut.‎ Sebab, barang yang dimaksud tidak sampai ke tangan korban.

"Menurut korban dia mulai mentransfer di Bank Bukopin, Jalan Riau, Kecamatan Payung Sekali, Pekanbaru, pada 31 Juli 2017. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 214.700.000. Kasus masih dalam proses penyelidikan," pungkas Edy.

0 komentar:

Posting Komentar