![]() |
| Jusuf Kalla: Agama Bukanlah Penyebab Konflik |
Menurutnya, Indonesia sering sekali dijadikan tempat pembelajaran tentang toleransi umat beragama karena kodisi keagamaan yang harmonis. Kalaupun pernah terjadi konflik seperti yang terjadi di Ambon dan Aceh, bukan antar agama tetapi karena ketidakadilan.
''Jadi ketidakadilan atau masalah demikrasi yang menjadi sumber, konflik agama, nukan agama yang menjadi penyebab,'' ujarnya.
Keharmonisan beragama di Indonesia, JK menyatakan, pada peringatan hari nasional. Dari sebanyak 15 hari raya/hari besar, hanya ada tiga hari saja, di antaranya tahun baru. Selebihnya adalah hari raya keagamaan, baik dari hari raya Islam, Kristen, Katolik, maupun Budha.
''Meskipun jumlah yang beragama Budha kurang dari 1 persen, di Indonesia tetap diberikan peringatan hari raya Budha, Jadi tidak membeda-bedakan umat beragama dan itulah Indonesia,'' katanya di depan 113 peserta dari 22 negara.
Sementara, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan salah satu masalah yang dihadapi umat beragama saat ini adalah rendahnya rasa kesatuan dan persatuan. Sehingga menyebabkan kekuatan mereka menjadi lemah. Demikian pula, perbedaan kepentingan dan golongan. Untuk itu, Persatuan dan kesatuan umat beragama sangat perlu ditingkatkan.
''Kegiatan AYIC dapat menjadi pembelajaran bersama akan arti pentingnya kerukunan umat beragama,'' tutupnya.
Agen Poker Online - Oleh karena itu, dia berharap kegiatan AYIC 2017 ini dapat memberikan kebaikan dan mampu memunculkan ide-ide dalam pengembangan kehidupan yang harmoni, damai dan sejahtera bagi umat beragama.

0 komentar:
Posting Komentar