AGEN POKER ONLINE
Bencana agin topan Hato yang terjadi beberapa hari terakhir di China menelan korban hingga 16 orang. Akibatnya beberapa hewan melakukan imigrasi demi menyelamatkan diri dari bencana alam tersebut.
Sekitar ribuan kecoa kedapatan tengah memadati dinding pembatas laut dan jalan raya di sebuah wilayah di China. Rombongan kecoa tersebut nampak sibuk melarikan diri dari hantaman Topan Hato yang menyapu wilayah tempat tinggal mereka.
Momen berkumpulnya ribuan kecoa itu terabadikan dalam sebuah video yang dibagikan oleh 100 Most magazine dan menjadi viral. Dalam video tersebut, ribuan kecoa nampak berbaris rapi di sepanjang dinding pembatas laut. Sayangnya tidak diketahui pasti di mana tepatnya video tersebut diambil.
Agen Poker Online - Bencana Topan di China, Ribuan Kecoa Ini Tinggalkan Sarang
Agen Poker Online - Rombongan kecoa itu berusaha untuk menghindari daratan atau permukaan tanah. Sebagaimana diberitakan, Topan Hato yang menghantam Negeri Panda pada Kamis 24 Agustus, tak hanya memicu korban tewas juga memicu bencana lain. Topan Hato telah mengakibatkan tanah longsor di Kota Zhuhai, Provinsi Guangdong. Agen Poker Online
Dampak Topan Hato juga dirasakan di wilayah lain dan menyebabkan pemadaman listrik di kasino-kasino megah di Makau serta menerjang gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong. Menurut laporan media setempat, berbagai kendaraan terendam banjir dan warga terpaksa berenang di sepanjang jalan yang tergenang air.
Kasino-kasino di Makau terpaksa menggunakan generator cadangan untuk memperoleh pasokan listrik. Guna menanggulangi bencana tersebut, Otoritas Makau telah mengerahkan sekira 1.000 prajurit dari Garnisun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk mendukung upaya bantuan bencana akibat Topan Hato di Wilayah Administrasi Khusus Makau (SAR).
⠀
Di Hong Kong, Hato yang berarti merpati dalam bahasa Jepang, memicu peringatan Topan Kategori 10, yang merupakan kategori paling berbahaya. Bencana alam ini merupakan badai ketiga dengan kekuatan dahsyat yang mengguncang Hong Kong dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.
0 komentar:
Posting Komentar